Membentuk Kelompok Kerja yang Dipimpin Pemerintah

Tantangan

Solusi

Perkembangan

Pada tahun 2025, Sangga Bumi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat membentuk Kelompok Kerja Kucing Kecil Kalimantan Barat.

Kelompok kerja ini dibentuk setelah kami mengidentifikasi bahwa Bentarum merupakan habitat bagi Kucing kuwuk Sunda (Prionailurus javanensis), Macan dahan Sunda (Neofelis diardi),Kucing kepala datar (Prionailurus planiceps),Kucing marmer (Pardofelis marmorata), Satu spesies lainnya, yaitu kucing merah Kalimantan (Catopuma badia), belum pernah teramati di wilayah ini.

Bentarum tampaknya memiliki peran penting bagi konservasi kucing kepala datar. Spesies ini sangat jarang terdokumentasikan secara publik, tetapi kami berhasil mengamati, memotret, dan memperoleh rekaman kamera jebak di Sungai Ajung dan Banua Tanga. Namun, informasi mengenai persebaran kucing kepala datar di seluruh Kalimantan Barat maupun efektivitas intervensi konservasinya masih sangat terbatas. Hal ini menyulitkan penilaian terhadap pentingnya populasi di Bentarum dan efektivitas langkah konservasi yang mungkin diterapkan.

Melalui Kelompok Kerja Kucing Kecil, kami sedang memetakan persebaran kucing kecil di seluruh Kalimantan Barat. Upaya ini akan menjadi dasar penyusunan strategi konservasi kucing kecil tingkat provinsi. Dalam strategi tersebut, Bentarum telah ditetapkan sebagai kawasan prioritas konservasi. Dukungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam akan memperkuat pelaksanaan upaya konservasi di lapangan.

Scroll to Top